Selasa, 18 November 2014



Tetesan gerimis yang merinai,
dikelamnya langit senja.
Kulinangkan rindu diujung mata,
menari indahnya dipelupuk angan.

Raut bayanganmu nan manja,
menerpa ditiap sudut yang sepi.
Kulirihkan namamu didalam
kenang suaraku yang berharap.

Kasih lihatlah...
Lengkungan tujuh warna warni,
menghiasi langit usai hujan.
bagai bentang selendang mayang,
bertuliskan makna aksara rinduku.

Dan telah kucoba kirimkan pula,
bersama hembus bayu nan laju.
Berharap ia akan menepikan,
tentang rinduku yang terbata

Senin, 10 November 2014



Rindu Tiada Henti

Pagi itu diam …….
Saat Pucuk-pucuk cemara terpaku membisu
Membawa jiwaku mengembara…
Hingga menembus batas lamunanku
Di sini...
Masih ku simpan setangkup rindu untukmu
Di sudut hati ini, di mana keresahan membias sendu
Hingga lelah hati temani sepiku..
Entah….
Masih sanggupkah tangan ini tuk melukis langit
Dan menggambarkan garis-garis pucat wajahmu
Diantara Rindu … yang menghempaskanku.
Atau biarkan saja angin menghapus Jejakmu
Mungkin....
Aku kan terus menanti
Sampai Kau Kembali …l agi … di sini…. !
FCN